Joppye Onesimus Wayangkau Beri Bantuan Kepada Korban Ledakan Gas di Rufei Kota Sorong

SORONG, PBD – Bakal Calon (Balon) Gubernur Papua Barat Daya Joppye Onesimus Wayangkau memberikan bantuan kepada keluarga korban ledakan gas yang menewaskan 8 orang di Rufei, Kota Sorong.

Ketua Tim Pemenangan Lindert Rouw, mewakili bakal calon Gubernur Papua Barat Daya nampak berbincang akrab dengan keluarga korban dan menyerahkan bantuan uang tunai kepada keluarga korban.

__ ___

“Ini bantuan dari Bapak Wayangkau, semoga ini bisa membantu meringankan beban keluarga semoga ini bisa diterima,” katanya kepada keluarga korban, Selasa (4/6/2024).

Ia mengatakan, pemberian bantuan ini sebagai ungkapan kepedulian antar sesama keluarga, tetangga dan masyarakat.

Sedikit uang yang diberikan mudah-mudahan bisa membantu korban yang saat ini masih sedang dirawat di rumah sakit.

“Pak Wayangkau juga sampaikan duka mendalam kepada korban yang telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, keluarga korban bernama Atta menyampaikan banyak terima kasih kepada Joppye Onesimus Wayangkau atas bantuan ini.

Niat tulus dari pensiunan Jenderal TNI bintang tiga ini sangat membantu keluarga yang sedang menghadapi musibah ini.

“Kami ucapkan banyak terima kasih semoga Tuhan membalas budi baik Bapak Wayangkau,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, 8 orang meninggal dunia dan 1 orang selamat usai tragedi ledakan gas di rumah sewa di jalan RA Kartini Boswesen Rufei. 8 orang tersebut satu persatu meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit untuk pertolongan. Sayangnya nyawa kedelapan korban tak bisa tertolong, 1 korban Selamat anak laki-laki berusia 8 tahun bernama Farhan yang mengalami luka bakar tak separah 8 anggota keluarga lainnya karena berhasil melompat dari lantai 2 rumah sewa tersebut.

Akibat kejadian tersebut, pihak Kepolisian masih mendalami penyebab ledakan yang diduga akibat pemasangan tabung gas ukuran 5 kilogram oleh Abdul Majid saat hendak bersiap menyiapkan makan malam perpisahan bagi besannya yang akan kembali ke Makasar. (Oke)

___ __ ___ ___

Komentar