Ini Jawaban Polres Sorong Terkait Video Viral Begal di SP 1, Ternyata…

KABUPATEN SORONG, PBD – Beredar video di jagat maya mengenai terjadinya pembegalan di SP 1. Sejumlah warga Sorong melalui media sosial mengatakan bahwa kejadian tersebut di wilayah Sorong, Papua Barat Daya pada Kamis pagi (2/5/24).

Dalam video berdurasi 33 menit itu menyebutkan bahwa pada Kamis (2/5/24) sekitar pukul 05.00 WIT, diduga telah terjadi pembegalan di SP 1. Dalam video memperlihatkan tangan korban dalam kodisi mengenaskan, alias tangan putus, lantaran korban dibegal orang tak dikenal (OTK).

___

“Ini tanggal 2 Mei jam 5 lewat, orang dibegal di SP 1, tangannya putus, tau-taunya dibawa orang, tolong,” sebut salah satu warga dalam vidio yang telah beredar luas di jagat maya itu.

Selain bersimbah darah, pria itu terlihat meringis kesakitan, sembari masih mengenakan helm di kepalanya. Tak kuat meringis kesakitan, pria itu lantas meletakkan badannya dijalan.

Kapolres Sorong, AKBP Yohanes saat dikonfirmasi Sorongnews.com menuturkan bahwa, kejadian pembegalan itu tidak terjadi di wilayah hukum Polres Sorong, melainkan terjadi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

“Kejadiannya di Kabupaten Nabire,” jawab Kapolres Sorong, AKBP Yohanes Agustiandaru saat dikonfirmasi Sorongnews.com, Kamis (2/5/24).

Lebih lanjut, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa cross check terlebih dahulu terkait informasi yang telah tersebar.

“Dihimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan selalu cross check apabila mendapatkan suatu informasi. Apabila butuh layanan kepolisian dapat menghubungi call center 110 Polres Sorong,” terangnya.

Berdasarkan penelusuran Sorongnews.com, kejadian itu diduga terjadi di Nabire, Papua Tengah. Korban diketahui berprofesi sebagai tukang ojek.

Dikutip dari fajarpapua.com, Nasib naas menimpa Katijo (65) warga Jalur 3 Blok B RT/RW 014/005, Jalan Tri Sakti Kampung Kali Semen, Distrik Nabire Barat, Nabire.

Bagaimana tidak, lelaki yang berprofesi sebagai tukang ojek itu selain kehilangan sepeda motor juga terpaksa kehilangan tangan kanannya karena menjadi korban pembegalan yang terjadi pada Kamis (2/5) sekitar pukul 05.00 WIT di depan Balai Kampung Kali Semen Distrik Nabire Barat. (Jharu)

___ ___

Komentar