Ini Hasil Sementara Pansus Pemilu Pileg DPRD Kota Sorong

SORONG, PBD – Sejak dibentuk pada 28 Maret lalu, Panitia Khusus pemilihan umum legislatif (Pileg) DPRD Kota Sorong telah memanggil semua pihak termasuk penyelenggaran Pemilu, mulai dari KPU, Bawaslu Kota Sorong dan KPU, Bawaslu Provinsi Papua Barat Daya serta sejumlah pihak terkait.

Ketua Pansus Pileg DPRD Kota Sorong, Gusti Sagrim ditemui Rabu (24/4/24) mengatakan bahwa tinggal selangkah lagi kerja Pansus akan berakhir. Dimana langkah terakhir adalah memanggil Sekda Kota Sorong dan seluruh Kepala Distrik se Kota Sorong yang dijadwalkan hari ini Kamis (25/4/24).

___

“Kami mengapresiasi semua pihak yang welcome dan mau hadir untuk memberikan keterangan kepada Pansus. Hasil evaluasi sementara bahwa sepanjang sejarah di tanah Papua, Pileg terburuk ada di Kota Sorong. Sehingga perlu penyidikan dan penindakan tegas kepada penyelenggara, agar Pilkada kita yang sudah didepan mata ini lebih bermartabat dan berintegritas,” tegas Gusti.

Hal ini dengan telah terbuktinya suara fiktif dan penggelembungan suara di Distrik Sorong Barat yang menurut Gusti merupakan sebuah kejahatan sistematis.

“Jadwal terakhir memanggil Sekda dan semua kepala distrik di Kota Sorong, meminta kepada Sekda untuk membrifing semua ASN untuk tidak terlibat politik praktis, bagi uang dan segalanya untuk memenangkan kandidat tertentu,” ungkap Sagrim.

Ia mengatakan usai jadwal terakhir, Pansus akan segera mengantar langsung hasil rekomendasi ke DKPP, Bawaslu dan KPU RI, tembusan ke kepolisian dan Kejaksaan untuk menindaklanjuti hasil rekomendasi.

Salah satu hasil rekomendasi menurut Sagrim yaitu penyelidikan dan mengganti penyelenggara yang terbukti melakukan kejahatan Pileg pada Pemilu serempak 14 Februari 2024 lalu. (Oke)

___ ___

Komentar