Indonesia Urutan 8 Terbawah Tingkat Literasi, Ini Penyebabnya

SORONG, – Dikutip dari laman Kemendagri, survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019 menyatakan bahwa Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada di posisi 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Hal tersebut adalah sebuah fakta, menurut Ketua Forum Literasi Sorong Raya, Wahidatul Munawaroh atau yang akrab disapa Ida saat menjadi nara sumber Zoominar Merdeka Dalam Covid19 yang digelar sorongnews.com Jumat sore (13/8/21).

___

Menurutnya, Literasi bukan hanya sekedar baca dan tulis akan tetapi dari pengertiannya Literasi adalah kemampuan memahami teks dan nonteks kemudian menerapkannya dalam komunikasi yang efektif dan kritis.

“Mengapa literasi Indonesia terendah karena pemahaman yang salah itu. Contoh saja disekitar kita nih, masih banyak ditemui berita-berita hoax yang kemudian dengan mudah di share di grup WA maupun media sosial lainnya. Padahal selain harus memahami isi teks, Kita juga harus kritis membaca isi teks atau berita,” ujarnya.

Ia pun menyarankan kepada masyarakat untuk terlebih dahulu memahami sesuatu konsep sebelum ikut menyebarkan sesuatu di media sosial.

“Kalau dapat informasi, awali semuanya dari diri kita dulu. Kalau kita pikir sumber informasi itu jelas, nara sumbernya jelas yang disampaikan bukan hasutan, fitnah maka bisa kita teruskan ke orang lain. Tapi jika sumber tidak jelas, yang disampaikan hasutan, fitnah dan tidak bermanfaat, maka cukup sampai didiri kita saja, tidak usah share,” terang Ida.

Pada kesempatan tersebut, moderator sekaligus Pemimpin redaksi Sorongnews.com menambahkan bahwa sebenarnya Berita Hoax merupakan ciptaan orang-orang Pintar namun jahat dan celakanya disebarkan oleh orang-orang baik tapi kekurangan pengetahuan.

Sehingga pemahaman literasi, apalagi literasi digital yang semakin banyak memudahkan masyarakat untuk mencari kebenaran. (Syai)

___ ___

Komentar