Harjito Pimpin Federasi Panjat Tebing Indonesia Papua Barat Daya

SORONG, PBD – Ketua umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Zannuba Ariffah Chafsoh, S.I.Kom. M.P.A, atau biasa akrab disapa Yenny Wahid melantik pengurus FPTI Papua Barat Daya yang diketuai Harjito, S.S.Tp, M.Si di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (18/4/2024).

Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia Yenny Wahid usai melantik pengurus FPTI PBD mengucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan yang telah disahkan.

“Pak Harjito dan pengurus, harus langsung gas bekerja memajukan FPTI di Provinsi Papua Barat Daya. FPTI pusat kini punya energi baru karena hadirnya FPTI PBD. Antara Panjat tebing dengan PBD punya kesamaan, yaitu sama-sama anak bungsu. Kalau PBD provinsi termuda. Panjat tebing juga cabang olahraga termuda dan terbaru yang sudah dapat tiket ke olimpiade,” terang Yenny disambut tepukan meriah tamu undangan.

“Dulu Indonesia hanya mengirim 3 cabang olahraga saja, tapi sekarang panjat tebing dapat 2 tiket untuk ikut olimpiade,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa menjadi pengurus Cabor bukan hal yang main-main dan lucu-lucuan saja, tapi yang namanya mengurus cabang olahraga bukan hanya sekedar skill tapi yang paling utama adalah managerial skill karena banyak yang harus dibenahi secara sistematis untuk bisa melahirkan atlet-atlet yang berprestasi.

“Ke depan kita perlu melakukan pembinaan yang secara sistematis dilakukan untuk bisa menangkap bibit baru. seperti menjaring atlet-atlet muda dengan menggelar berbagai kejuaraan. Banyak atlet yang mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional yaitu mulai dari umur 9 tahun. Cabang olahraga memberikan banyak kesempatan kepada banyak orang untuk bisa naik ke atas mengharumkan nama keluarga meraih prestasi. Saya yakin Papua Barat Daya bisa memberikan banyak sekali atlet-atlet tangguh karena melihat potensi manusianya yang secara fisik kuat-kuat,” harap Yenny.

Ketua Umum Pengurus FPTI Provinsi Papua Barat Daya Harjito menyatakan, ada 3 agenda besar yang akan dilakukan. Yaitu melakukan penataan organisasi, pembangunan venue dan sekretariat dalam 3 tahun kedepan dengan bekerjasama dengan Pemprov PBD, swasta dan UNIMUDA Sorong.

“Agenda ketiga yaitu melakukan pembinaan agar pada PON 2029 di NTB-NTT, atlet Panjat Tebing dari PBD bisa mendapatkan emas. Meskipun Provinsi baru dan termuda, tapi urusan prestasi jangan mau kalah dan harus jadi yang terdepan. Apalagi Kita di Papua Barat Daya memiliki spot wisata tebing alam selain berolahraga juga berwisata,” kata Kepala BPPKAD Papua Barat Daya ini lugas.

Ketua Umum KONI Papua Barat Daya, sekaligus Pj Gubernur PBD, Muhammad Musa’ad mengatakan, perintah Presiden bahwa PON 21 di SUMUT 4 DOB harus ikut dan PBD mendapatkan penghormatan ada beberapa cabor langsung ikut tanpa melalui proses seperti semestinya.

Ia berharap dengan hadirnya FPTI di Papua Barat Daya semakin menambah semangat anak muda untuk menyalurkan bakat dan potensinya untuk kegiatan positif di bidang olahraga, khususnya panjat tebing.

Terlihat hadir pada pelantikan tersebut, Wakil Ketua Panjat Tebing Alam, Rocky Gerung, Sekretaris PFTI, Kapolda Papua Barat, Kapolresta Sorong Kota, dan pengurus pusat PFTI lainnya, serta pengurus KONI PBD. (oke)

___

Komentar