Gabungan Lintas Tokoh di Kabupaten Sorong Gelar Deklarasi Pemilu Damai

KABUPATEN SORONG, PBD – Gabungan lintas tokoh yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama menggelar deklarasi pemilu damai bertempat di Kantor Kesbangpol Kabupaten Sorong, Kamis (8/2/24).

Pembacaan deklarasi pemilu damai itu dipimpin langsung oleh Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kabupaten Sorong, Daud Gerson Yable dan diikuti oleh seluruh peserta deklarasi.

Ketua FPK Kabupaten Sorong, Daud Gerson Yable saat ditemui Sorongnews.com mengatakan bahwa, dirinya berharap kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Sorong untu bersama-sama bergandengan tangan menjaga keamanan dan kenyamanan jelang pemilu serta menghadapi pemilu dengan damai dan sukacita.

“Kami harapkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan jelang pemilu. Menghadapi pemilu ini dengan damai dan sukacita,” ucap Ketua FPK Kabupaten Sorong, Daud Gerson Yable saat ditemui Sorongnews.com, Kamis (8/2/24).

Lebih lanjut, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada tanggal 14 Februari 2024, mendatang.

“Saya ajak untuk seluruh masyarakat yang punya hak pilih datang ke TPS untuk menggunakan haknya untuk memilih anak bangsa yang terbaik, dari memilih presiden-wakil presiden sampai memilih anggota legislatif,” ajaknya.

Pada kesempatan yang sama, dirinya menghimbau kepada pemilih agar memanfaatkan hak suara dan tidak golongan putih (golput).

“Saya himbau kepada masyarakat yang punya hak pilih jangan golput, harus datang ke TPS, semua harus berjalan dengan damai, mulai dari proses mobilisasi logistik hingga hari pemilihan ditanggal 14 Februari 2024,” himbaunya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sorongnews.com, berikut media ini menghimpun bunyi Deklarasi Pemilu Damai yang telah diserukan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama, yakni sebagai berikut:

1. Mendukung pemilu yang aman dan damai
2. Menolak segala bentuk provokasi
3. Menolak politik identitas.
4. Menjaga situasi keamanan di wilayah Provinsi Papua Barat Daya
5. Meminta kepada aparat keamanan dan lembaga penyelenggara untuk tetap netral. (Jharu)

___ __ ___ ___ ___ ___ ___ ___ __ ___ __ __ __ ___

Komentar