Forum Lintas Suku Asli Papua Lakukan Ritual “Bunuh Babi” di Halaman Kantor KPU Kota dan Bawaslu, Akibat Hal Ini !!

SORONG,PBD- Ratusan masyarakat tergabung dalam Forum Lintas Suku Asli Papua (FLSAP) Provinsi Papua Barat Daya, mendatangi sejumlah penyelenggara Pemilihan Umum di Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya, Senin(13/5/24).

Dari pantauan Sorongnews.com aksi demo Forum Lintas Suku Asli Papua, dilakukan di 3 titik yaitu di KPU Kota Sorong, BAWASLU PBD dan KPU Provinsi Papua Barat Daya.

Para pendemo menuntut agar membatalkan keputusan KPU Kota Sorong tentang penetapan calon legislatif (Celeg) terpilih periode 2024-2029 yang dinilainya syarat dengan kepentingan.

“Kami minta KPU Kota Sorong membatalkan hasil pleno Keputusan KPU dalam menetapkan Calon Legislatif terpilih pada Pemilu 2024 dan meminta DKPP RI, Bawaslu provinsi dan KPU Provinsi PBD untuk memeriksa KPU serta Bawaslu Kota Sorong atas pengaturan skor dan menghilang kan satu kursi Orang Asli Papua (OAP) atas nama Yosep Kocu anggota terpilih DPRD kota Sorong periode 2024-2024,” Kata Ketua FLSAP, Ellyas Yumte.

Selain melakukan orasi dan longmarch, para pendemo juga menyampaikan dan menyerahkan aspirasi, dimana dalam aspirasi tersebut terdapat 8 poin penting diantaranya, meminta KPU Kota Sorong bertanggungjawab atas penetapan hasil pileg 2024 dan meminta agar menggunakan SIREKAP sebagai acuan data serta mendesak pihak kepolisian (Polresta) mengusut tuntas oknum penyelenggara Pemilu dalam menghilang hak suara Yosep Kocu.

Menurut Ellyas Yumte, Yosep Kocu sendiri adalah anak adat dan Calon legislatif dari Partai Demokrat Kota Sorong yang ikut bertarung pada Pemilihan legislatif 2024 dan mendapatkan suara sah sebanyak 2283 Suara namun di penetapan hanya mendapat 2223 suara.

Diketahui sebelumnya posisi Yosep Kocu berada pada posisi ekor pada Dapil 1 Kota Sorong, diikuti Caleg PSI. Namun pada penetapan, Caleg PSI atas nama Rinold Rumfeka menggantikan posisi Yosep Kocu.

Sementara aksi itu mendapat dukungan penuh dari Ketua Suku Besar Aifat Kota Sorong dan anggota MRP Pokja Perempuan Dolce Kambu yang turut hadir menyampaikan aspirasi Hak Hak OAP Sesuai dengan Undang-Undang Otsus.

Sebagai lambang Harga Diri dan menjunjung tinggi adat Orang Papua, Forum Lintas Suku Asli Papua melakukan ritual “Bunuh Babi” di halaman Kantor KPU Kota Sorong dan Bawaslu PBD.

Salah satu komisioner KPU Kota Sorong, Angel Mainaki dan Ketua Bawaslu Papua Barat Daya, Ferli Sampetoding Rego yang bertemu pendemo mengatakan akan meneruskan aspirasi FLSAP secara berjenjang. (Ali/oke)

___

Komentar