Dinkes PBD dan BPJS Kesehatan Siap Bantu Operasional RSAD dr Aryoko Sorong

SORONG, PBD – Pemerintah provinsi Papua Barat Daya dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan, Netty Howay Sagrim mengatakan bahwa pihak pemerintah provinsi khususnya Pj Gubernur Papua Barat Daya sangat mendukung program kesehatan. Hal ini sesuai dengan salah satu motto Pemprov PBD yaitu PBD Sehat. Sehingga Pj Gubernur Papua Barat Daya sangat konsen dan komitmen dalam hal pelayanan kesehatan bagi warganya.

“Pertama-tama, Saya ucapkan permohonan maaf Bapak Pj Gubernur Papua Barat Daya yang berhalangan hadir karena tugas luar daerah yang diwakilkan oleh Saya,” ujar Netty pada sambutan peresmian RSPPN dan 25 RS TNI oleh Presiden Joko Widodo secara hybrid di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (19/2/24).

Sebagai Kadis Kesehatan, Ia pun siap mendukung fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit. Hal ini pun disebabkan karena sampai saat ini Pemprov PBD belum memiliki Rumah Sakit Pusat Pemerintah yang harus melayani warga di 5 kabupaten dan 1 kota.

“Prinsipnya, kami siap membantu memfasilitasi kekurangan di RSAD dr Aryoko ini. Nanti kami pemerintah melalui dinas kesehatan akan berbicara dengan pihak manajemen Rumah Sakit, apa kebutuhan rumah sakit yang bisa disupport Pemprov. Hal ini sebagaimana bantuan Kami di tahun lalu ke Rumah sakit yang ada di Sorong,” ujat Netty Sagrim.

Iapun mengimbau kepada pihak Manajemen Rumah Sakit untuk segera menyelesaikan kebutuhan administrasi dan perlengkapan agar dapat segera beroperasi. Sedangkan bagi masyarakat, Netty mengimbau agar warga tidak takut untuk mendatangi RSAD atau RSAL, karena bukan saja melayani tentara tetapi juga bagi masyarakat umum, dengan kelebihan fasilitas dibandingkan rumah sakit lainnya. Misalnya spesialis THT dan lain sebagainya.

Kepala BPJS Kesehatan, Pupung Purnama

Ditempat yang sama, Kepala BPJS Kesehatan, Pupung Purnama mengatakan bahwa pihak BPJS Kesehatan juga siap dalam mendukung operasional RSAD dr Aryoko. Ia mengatakan bahwa pihaknya saat ini bersama DInkes Papua Barat Daya akan melakukan survei kelayakan dan selain sebagainya untuk menunjang dikeluarkannya Surat Ijin Operasional (SIO).

“Kami harap lebih cepat lebih baik ya, namun semuanya butuh proses dan proses itu yang sedang Kami dan teman-teman dari Dinkes Provinsi sedang mau melakukan survei. Mudah-mudahan sebulanan bisa rampung semua dan dapat melayani peserta JKN KIS dari BPJS kesehatan,” ujar Pupung.

Sebelumnya RSAD dr Aryoko berada di dalam markas Korem 181 PVT dan saat ini pindah di Jalan Basuki Rahmat atau di kompleks Batalyon 762. Sementara gedung RSAD yang lama akan dijadikan klinik kesehatan pertama setara puskesmas. (oke)

___

Komentar