oleh

Dandim 1801 Manokwari : Banyaknya Casis Tidak Lolos Karena Minimnya Anggaran Otsus

MANOKWARI, – Aksi spontanitas Calon siswa perekrutan calon prajurit TNI AD di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Senin malam (17/10/22) berakhir usai para pengunjuk rasa Casis ditemui Dandim 1801 Manokwari dan Waka polres Manokwari sekira pukul 21.30 WIT.

Usai mendapatkan penjelasan oleh Dandim 1801, puluhan Casis yang masih menggunakan seragam kemeja putih dan celana hitam mengakhiri unjuk rasa mereka dengan memadamkan api yang dibakar serta membuka blokade jalan di Makalou dan Sanggeng.

Usai menemui massa pengunjuk rasa, Dandim 1801 Manokwari, Kolonel Inf Rahmat Cristanto mengatakan dengan kejadian yang dilakukan oleh Casis, maka pihak TNI AD akan mengkomunikasikan dengan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB ) terkait dengan anggaran Otsus dan MRPB dan akan Komunikasi lagi dengan Pemerintah Daerah. Kejadian yang terjadi saat ini juga telah dilaporkan kepada Pangdam XVIII Kasuari.

Dandim berharap dengan adanya kejadian tersebut ada solusi terbaik dari Pemerintah Daerah,kegiatan Casis tersebut sudah di bicarakan oleh Pangdam kepada PJ Gubernur Papua Barat dan seluruh Kepalah Daerah Walikota Maupun Bupati yang berada di Wilayah Papua Barat.

Dandim juga mengatakan sesuai anggran yang disediakan dari masing-masing Kabupaten Khususnya di Manokwari yang mampu mengeluarkan anggaran hanya 1 miliyar sehingga ada beberap casis tidak lulus seleksi. Dimana sesuai anggaran yang diberikan mulai dari perekrutan Casis samapai dengan pendidikan akhir disesuaikan dnegan jumlah Casis yang dapat diterima.

Dari negosiasi yang dilakukan masa aksi Casis mulai membubarkan diri dengan baik dan arus Lalintas kembali berjalan normal. (Rolly)

Komentar