Bupati Merauke Undang Gus Miftah Ceramah di Kurik, Ribuan Warga Tumpah Ruah

MERAUKE, PAPUA SELATAN – Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengundang mubalig kondang, Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah untuk berceramah di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Sabtu (25/5/24) siang hingga sore.

Pantauan Sorongnews.com, ribuan warga tumpah ruah mengikuti dengan seksama tabligh akbar Gus Miftah di lapangan Kantor Distrik Kurik, kampung eks transmigrasi dalam rangka halal bihalal Pemerintah Kabupaten Merauke bersama masyarakat. Mengangkat tema ‘menjalin silaturahmi menuju pribadi yang lebih baik’.

__ ___

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka dalam sambutannya mengatakan, mengontak dan mengurus kedatangan penceramah kondang Gus Miftah ke Merauke tidaklah lama, meski da’i ini memiliki jadwal yang padat.

Bahkan, dua hari kedepan, pimpinan pondok ora aji Sleman Jogjakarta tersebut akan berangkat ke London. Namun menyempatkan hadir terlebih dahulu untuk bertemu masyarakat Bumi Anim Ha.

“Dengan suka rela dan cepat, beliau mau datang kesini dan boleh tiba dengan selamat disini,” tutur Romanus Mbaraka.

Bupati menjelaskan, halal bihalal yang diikuti seluruh elemen masyarakat, forkopimda, pimpinan OPD, alim ulama, muslimat, majelis taklim, PKK, aparatur distrik, TNI-Polri, para kepala kampung dan jajarannya menjadi momen saling memaafkan, menghargai, mengasihi, dan menyayangi.

Seperti perilaku orang Merauke yang luarbiasa yang mengikat hati dan fikiran dari terjemahan Izakod Bekai Izakod Kai (satu hati satu tujuan).

“Kita berbuat baik dengan sesama adalah untuk amal ibadah kita besok supaya masuk ke surga. Harapan saya dengan mendengarkan ceramah yang ada, walaupun tinggal di kampung. Otaknya harus otak dunia, kelakuan harus agama sesuai agama masing-masing,” ungkap bupati.

“Mari kita dengar ceramah dari Gus Miftah yang akan menyentuh banyak hati kita dan menjadi pegangan hidup antar sesama dan keluarga. Mari kita hidup dengan baik dan menuntun orang muda, Anak-anak kita menjadi berkepribadian baik, berakhlak dan taat dengan agama masing-masing,” tandas Romanus Mbaraka. (Hidayatillah)

___ __ ___ ___

Komentar