Bimtek Kompetensi Pengajar BIPA di Papua Barat Daya, Harap Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Dunia

SORONG, PBD – Sejumlah tenaga pengajar dari Perguruan Tinggi (PT) se Papua Barat Daya serta perwakilan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) kembali mengikuti bimbingan teknis penguatan kompetensi pengajar program bahasa Indonesia bagi Penutur Bahasa Asing (BIPA) yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Papua di Aston Hotel Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (3/4/24).

Kepala Balai Bahasa Papua, Sukardi Gau dalam sambutannya mengatakan bimtek ini merupakan kegiatan lanjutan tahun sebelumnya. Ada 3 hal prinsip kerja yaitu fokus, berkelanjutan, dan kolaboratif.

“Fokus di sini yaitu peserta kegiatan dengan sasaran yang sama pada tahun lalu. Jika tahun lalu penguatannya pada lembaganya, tahun ini penguatannya ada pada kompetensi pengajar BIPA,” terang Sukardi.

Ia mengatakan target kegiatan ini adalah para pengajar PT dan anggota HPI yang diharapkan dapat mendukung dan menarik mahasiswa asing untuk belajar bahasa Indonesia di Sorong. Internasionalisasi bahasa Indonesia terus dilakukan seiring dengan ditetapkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi sidang umum di UNESCO.

“Kita berharap keberadaan para pengajar BIPA, selain mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia, juga dapat mendukung penyebarluasan potensi wisata dan budaya di Papua Barat Daya. Kawasan Raja Ampat dan daerah sekitarnya sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dan ilmuwan asing. Kami berharap, bahasa Indonesia ke depannya akan menjadi salah satu bahasa yang penggunaannya meluas di peringkat global,” harap Sukardi.

Pada kesempatan tersebut, ,narasumber yang dihadirkan yaitu Wawan Gunawan, M.Ed., Ph.D., Ketua Prodi Linguistik S2 dan S3 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Diketahui Wawan menyelesaikan S2-nya di Australia dan S3-nya di Amerika sebagai ahli di bidang linguistik dan pengajaran bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. (Oke)

___ __ ___ ___ ___ ___ ___ ___ __ ___ __ __ __ ___

Komentar