oleh

Berikut Program Pelatihan di BLK Sorong, Kalian Wajib Tahu !!

SORONG, – Balai Latihan Kerja (BLK) Sorong saat ini memiliki program pelatihan sebanyak sembilan puluh lima paket yang terbagi ke beberapa bagian yakni 40 paket untuk Non boarding dan 40 paket untuk mobile training unit, serta 15 paket untuk sistem boarding.

“Untuk tahun ini program pelatihan di BLK Sorong sebanyak 95 paket yang terbagi ke beberapa bagian yakni 40 paket untuk non boarding, 40 paket untuk mobile training unit serta 15 paket untuk sistem boarding yang siap melayani masyarakat di wilayah Papua dan Papua Barat,” ujar Kepala BLK Kota Sorong Herman Bija, kepada sorongnews.com di Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (19/05/21).

Pelatihan sistem boarding ini lanjutnya lebih diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak dapat menjangkau dari rumah ke BLK setiap harinya artinya lebih di peruntukkan untuk masyarakat yang berada di luar Kota Sorong baik dari wilayah Papua Barat atau Papua.

Kemudian untuk pelatihan sistem non boarding adalah pelatihan yang dilaksanakan setiap hari di BLK Sorong dimana pesertanya bisa menempuh jarak dari rumah ke BLK setiap hari.

Sedangkan pelatihan mobile training unit (MTU) adalah pelatihan yang dilaksanakan ditengah-tengah masyarakat karena tidak hanya melayani masyarakat perkotaan namun pelatihan ini juga sampai ke pelosok-pelosok dengan membawa peralatan atau bahan serta membawa instruktur ke lokasi yang sedang mengikuti latihan.

“Semua pelatihan yang dilaksanakan di BLK Sorong sifatnya gratis jadi tidak ada yang dibayar, karena ini merupakan salah-satu bukti nyata hadirnya Pemerintah ditengah-tengah masyarakat untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kemudian disamping itu terdapat juga balai latihan kerja binaan yang merupakan balai latihan dibawah naungan Pemerintah Daerah baik itu Provinsi maupun Kabupaten Kota” jelasnya.

Menurut Herman saat ini BLK binaan mereka terdapat lima yang terbagi di Papua dan Papua Barat serta terdapat BLK komunitas yang dibangun oleh Pemerintah melalui ketenaga kerjaan.

“Saat ini BLK binaan kita ada lima satu di Papua Barat berada di fak-fak kemudian ada empat di Papua yakni Kota Jayapura, Kerom, Biak dengan Marauke, selain itu kita juga punya BLK komunitas yang di bangun oleh Pemerintah melalui kementerian Ketenaga kerjaan,” imbuhnya.

Terkait mitra kerja, BLK Sorong sudah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah maupun dunia industri kemudian dengan PT alfa mart yang akan melakukan pengembangan Perusahaan mereka ke Papua dan terdapat organisasi KKLPI) (Forum komunikasi lembaga pelatihan dan industry) serta SDC (skill development center) inilah yang mempererat kerjasama serta kolaborasi dengan dunia industri maupun Pemerintah Daerah serta swasta.

“Sampai saat ini di Papua dan Papua Barat ada 12 BLK komunitas yang memiliki satu Jurusan kemudian BLK Sorong terdapat 13 Jurusan baik teknis maupun non teknis, jadi masing-masing itulah perbedaannya” tandasnya.

Selama pelatihan di BLK, Protokol kesehatan 3M tetap diterapkan sejak munculnya COVID 19.

“Sejak tahun lalu kami sudah berlakukan protokol kesehatan ketat yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, dan sering melakukan rapid tes dan saat ini juga pegawai kami telah melakukan vaksinasi untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID 19,” tutup Herman. (Fatrab)

Komentar