Alasan Belum Siap Menjadi Seorang Ayah, Oknum Polisi NS Diserahkan ke Kejari Sorong, Siap Diadili

SORONG, PBD- Kasus NS yang merupakan seorang anggota polisi Polres Sorong Kota berpangkat Bripda kini telah masuk tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sorong Akram Syarif, kepada media dalam ruang kerjanya di Kantor Kejaksaan Negeri Sorong, Rabu sore (20/03/24).

“Tadi sudah kita laksanakan tahap II perkara atas nama NS (23) dimana dia disangka melanggar pasal 6 huruf c undang-undang TPKS,” ungkap Akram Syarif.

Diceritakannya, dari kronologis singkat terlihat bahwa NS seorang anggota polri aktif dengan korban berinisial LL (20) ini mereka sedang menjalin hubungan asmara.

“Hubungan mereka berjalan kurang lebih dari Maret 2022 sampai 2023 dimana awalnya berkenalan lalu bulan Oktober 2022 terjadilah persetubuhan,” ucapnya.

Bebernya, hubungan antara mereka berdua terus berjalan hingga September 2023 sampai korban akhirnya melahirkan seorang anak di bulan Desember 2023.

“Sejak saya meneliti berkasnya ternyata korban sudah melakukan proses persalinan dibulan Desember 2023 kemarin,” terangnya.

Lanjutnya, dalam berkas perkara korban diminta bersabar tapi karena sang pacar ini tidak terima maka laporlah dia tentang perbuatan NS ke pihak Kepolisian.

“Alasan NS tidak mempertanggungjawabkan perbuatannya karena NS sendiri belum siap,” tandasnya.

Akibat dari perbuatannya NS dikenakan ancaman pidana untuk pasal 6 huruf c tentang TPKS maksimal 12 tahun penjara.

Tambahnya, pelaku tetap ditahan akan tetapi masih ditititipkan sementara di Polres Sorong Kota, sebab sedang menjalin pemeriksaan sidang etik. (Mewa)

___

Komentar