oleh

Ada Yang Ganjal Dipermainan City Game Kota Sorong

SORONG, – Sejumlah wartawan Sorong menerima kabar dari masyarakat mengenai aktifitas permainan ketangkasan yang cukup meresahkan di Kota Sorong.

Penelusuran Tim Khusus Jurnalis Kota Sorong yang menghimpun informasi dari sejumlah sumber terpercaya yang enggan menyebutkan namanya permainan City Game hanya untuk mengelabui orang agar melindungi aktivitas perjudian.

Tidak sulit menemukan lokasi tersebut terdapat spanduk ukuran 2 x 1 meter bertuliskan City Game Sorong. Lokasi yang dikelilingi jendela riben warna hitam menyembunyikan segala aktifitas di dalam lokasi tersebut.

Saat memasuki tempat permainan tersebut, ada 1 meja permainan bola guling, 2 meja permainan tangkap ikan dan 8 mesin jackpot.

Saat wartawan mau mencoba wahana permainan tersebut dan memotret kondisi permainan, dilarang oleh pengelola yang berinisial L.

“Tidak boleh memotret ya, kami punya aturan disini,” tegas L.

Satu persatu petugas menghampiri rombongan wartawan dan bertanya ada urusan apa ke sini, padahal tempat game tersebut adalah fasilitas umum siapa saja bisa datang.

Saat ditanya pola permainannya, pengelola yang berbadan besar menggunakan kemeja dan celana jeans mengatakan bahwa permainannya dengan menukar koin dan hasil kemenangan berupa voucher dapat ditukarkan dengan sejumlah barang.

“Nanti voucher itu ditukar dengan boneka, handphone dan alat elektronik,” ujarnya.

Saat ditanya barang yang dimaksud, L menunjukan ruangan ukuran 2×2 meter persegi, namun anehnya tidak ditemukan barang yang dimaksud. Tidak ada boneka ataupun alat elektronik. Hanya ada layar televisi dengan monitor CCTV disetiap sudut bangunan tersebut.

Saat sejumlah wartawan hendak mencoba wahana permainan tersebut, L dan sejumlah karyawan disana enggan menukar uang untuk dijadikan koin dengan alasan tidak membawa kunci. Padahal ditempat yang sama, sejumlah pemuda terlihat asik bermain di mesin-mesin tersebut.


Saat ditanya apakah voucher tersebut dapat diuangkan sebagaimana kabar yang beredar. L mengungkapkan bahwa tidak dapat diuangkan hanya bisa ditukar berupa barang.

“Kami sudah ada ijin dari dinas pariwisata, dari pemerintah kota, jadi permainan ini legal,” terang L.

Informasi yang didapatkan dari sumber terpercaya bahwa pemilik permainan City Game memiliki kedekatan khusus dengan pihak keamanan sehingga permainan tersebut dibackup dengan apik oleh petugas keamanan profesional. (Oke)

Komentar