2 Napi Kabur Kembali ke Lapas Sorong, 45 Napi Masih Dikejar

SORONG, PBD- Kakanwil Kumham Papua Barat, Taufiqurrahman menjelaskan, hingga saat ini ada penambahan 2 narapidana yang telah diamankan dan 1 diantaranya merupakan kasus makar.

Penegasan tersebut disampaikannya usai melakukan peninjauan sekaligus tatap muka langsung bersama Kalapas dan Jajaran di Lapas Sorong, Senin (8/1/24).

___

“Jadi untuk tersangka 6 orang yang telah berhasil diamankan kemarin itu ada penambahan 2 orang jadi total narapidana berjumlah 8 orang,” ucap Taufiqurrahman.

Ungkapnya, mereka berdua ditangkap dengan waktu yang berbeda dimana satu orang menyerahkan diri kemudian satunya kasus makar ditangkap oleh Resmob.

Selain itu katanya, terkait informasi kondisi petugas yang diserang saat melakukan penjagaan itu merupakan hal biasa.

“Ya biasalah, namanya juga kan posisi petugas tersebut sedang menjaga pintu tidak mungkin tidak diancam pasti saja terancam,” bebernya.

Sambungnya, keberadaan petugas jaga yang tidak memungkinkan membuat sampai mereka harus mengamankan diri dari serangan puluhan napi dengan cara menghindar.

“Hingga kini sumber ledakan atau yang membawa petasan kedalam belum diketahui meski telah ditanyakan kepada para narapidana lain,” terangnya.

“Saya sudah coba tanya tadi ke mereka tetapi katanya tidak tahu-menahu tentang asal usul datangnya petasan tersebut,” tutupnya.

Informasi yang dihimpun Sorongnews.com kedua napi tersebut yaitu 1 napi kasus makar di kampung Kisor Kabupaten Maybrat dan 1 napi narkoba di Pasar Remu.

Dari 53 Napi yang melarikan diri dari Lapas Sorong usai insiden bunyi petasan di dalam Lapas, saat ini sudah terhitung ada 8 Napi yang telah kembali ke Rumah tahanan Lapas Sorong. Sedangkan sisanya sebanyak 45 orang masih dalam pengejaran pihak Kepolisian. (Mewa)

___ ___

Komentar